Kamis, 12 Maret 2020

Apa Itu Packet Tracer
Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.Packet Tracer memungkinkan kita untuk menciptakan sebuah jaringan dengan jumlah perangkat tak terbatas. Software ini sangat praktis digunakan untuk mendesain topolgi jaringan yang kita inginkan, disertai dengan berbagai perangkat-perangkat jaringan yang dibutuhkan pada suatu area network misal router, switch, hub maupun perangkat lainnya. Dengan dukungan dari banyak perangkat tersebut akan memudahkan kita dalam menentukan jenis perangkat jaringan yang akan kita gunakan pada topologi yang kita inginkan.Untuk  membuat sebuah konfigurasi jaringan bagi pemula, sebaiknya ditentukan dulu jenis device yang digunakan, berapa jumlahnya dan bagaimana bentuk konfigurasi jaringan tersebut pada kertas buram. Jenis-jenis kabel penghubung ditentukan berdasarkan aturan sebagai berikut :untuk mengkoneksikan peralatan yang berbeda, gunakan kabel straight-throughrouter-switchrouter-hubpc-switchpc-hubuntuk mengkoneksikan peralatan yang sama, gunakan kabel Cross-Overrouter-routerrouter-pcswitch-switchswitch-hub Untuk mengkonfigurasRoutemelalui Pc gunakan kabeRoll-Over Padakonfigurasiperangkat-perangkat jaringan sanga menentukan dala merangcang suatutopologi jaringanProses konfiguras merupakan bagian penting dalam susunan jaringan.P roses konfigurasi dmasing- masing  devic diperluka untu mengaktifka fungs dari devic tersebut Proses konfigurasi meliputi pemberian I Address da subne mask pada  interface-interface  devic(pada Router, PC maupun Server), pemberian Tabel Routing(pada  Router), pemberian   labenama dan sebagainya. Setelah proses konfigurasidilakukan,  maka tanda bulata merah pada kabel yang terhubung dengan device tersebutberubah menjadi hijau. Ada 2 mode konfigurasyang dapat dilakukan : mode GUI(Config mode) dan mode CLI(CommandLineInterface).Contoh konfigurasidengan mode GUI K lik device yang akan dikonfigurasi. P ilih menu ConfigKliinterface yang diinginkan. Isi IP Address dan subnet mask-nya. Lakukan hal yangsama untuk interface- interface dan device yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar